Pages

Jumat, 22 Agustus 2014

Keluargaku di sebuah desa kecil desa sedayulawas

        
       Yahh, hari ini tanggal 23 agustus dan ini masihlah liburan semester yang panjang. daripada tidak ada kerjaan mending aku nulis lagi di blog ini. Yup seperti di judul kali ini aku mau cerita tentang keluargaku. Hampir seluruh keluargaku tinggal di sebuah desa yaitu desa sedayu lawas. Sebuah desa di lamongan utara dekat dengan wisata bahari lamongan. Desa yang penduduknya ramah - ramah. sebuah desa yang tradisinya pun masih banyak yang terjaga. Sebagian besar penduduk desa Sedayulawas bermata pencarian sebagai petani, petambak dan nelayan.


        Desa sedayu lawas, di desa ini keagamaan masih lah sangat baik. anak anak kecil sudah masuk TPA untuk belajar mengaji. dan masih ada tradisi seperti wisuda pada anak- anak kecil yang telah khatam dalam al qur'an. Selain itu ada juga tradisi naik gunung pada hari kupatan yaitu seminggu setelah lebaran. Pada hari kupatan gunung juluk sedayu lawas sangatlah ramai. dan tradisi itu sudah sejak lama. 


 Oya aku akan berbagi beberapa foto tentang desaku ini. Oya sebelum sampai ke desa sedayu lawas ini, kalian bakal melihat jembatan yang unik. jembatan ini masih sangat jarang ditemui di indonesia. dengan bentuk  setengah lingkaran, bisa dilihat di poto. keren kan hehe.



         Nah yang disamping itu adalah poto gunung njuluk. gunung yang sering didaki pada saat hari ketupat. Gunung ini tidaklah besar hanya seperti bukit yang lumayan tinggi. pemandangan di puncak gunung cukup bagus, kita bisa melihat seluruh desa sedayu lawas.



     Desa ini merupakan kampung halamanku. kebanyakan keluargaku tinggal di desa ini. salah satunya adalah kedua budhe ku ini. keduanya sudah kuanggap seperti orang tua ku sendiri. Dan beliau pun mengaggapku seperti anaknya. kedua budheku ini tidak dikaruniai anak. mungkin itulah sebab aku diperlakukan seperti anaknya. 




Oke cukup sekian posting kali ini. makasih sudah membaca. tetap semangat menjalani aktifitas ya.